Plt Dirut PLN: Ini Bukan Sabotase, Saat Listrik Mati Lumpuhkan Jabodetabek
![]() |
| Petugas PLN mengganti kabel jaringan listrik di kawasan Jalan Dewi Sartika, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Semarawutnya jaringan tiang kabel listrik di Indonesia sangatlah rumit. Hal tersebut diperparah dengan lebih banyaknya kabel fiber optik dari provider internet yang memasang asal-asalan. Selain itu pemasangan tiang listrik di lokasi yang kurang tepat, sehingga memakan bahu jalan. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo |
Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani, menegaskan terkait dengan kejadian padamnya listrik yang terjadi di setengah Pulau Jawa kemarin murni karena insiden dan kesalahan teknis, bukan karena adanya sabotase.
Menurutnya kejadian padamnya listrik selang beberapa hari pasca dirinya ditetapkan sebagai Plt Direktur Utama PT PLN Persero adalah masalah teknis karena beban PLN yang semakin berat.
"Saya pastikan bukan masalah sabotase, ini murni teknis," ungkap Sripeni di Kantor Pusat PLN, di Jakarta, Senin (5/8/2019).
Sripeni menambahkan pihaknya masih melakukan investigasi secara menyeluruh terkait dengan penyebab utama insiden mati listrik yang disebut-sebut hingga melumpuhkan ibu kota ini.
"Kami sedang proses investigasi, karena kadang kami suka tidak tahu, tiba-tiba layanan jaringan putus,"katanya.
Sripeni mengklaim dalam rangka memulihkan jaringan daya yang lepas karena terganggu dan beratnya beban listrik di wilayah barat. PLN sudah menyiapkan beberapa langkah khusus. Antara lain dengan menambahkan jaringan 500 KV di utara dan selatan-selatan supaya ada back up untuk menambah jaringan yang lepas.
Sebab kejadian terganggunya sistem transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV lah yang diidentifikasi membuat Jakarta lumpuh.
"Sekarang ini hanya ada 4 jadi belum ada back up , karena pusat beban di barat dan listrik murahnya timur ini yang tadi pak Jokowi minta segera diselesaikan,"pungkasnya.
Sumber:Akurat.co

Komentar
Posting Komentar