Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

8,32 Ton Sampah Masuk Teluk Jakarta Setiap Hari

Gambar
Pemulung mengais sampah di TPA Cipayung, Depok, Jawa Barat, Selasa (1/10/2019). TPA Cipayung direncanakan akan direvitalisasi pada 2020 mendatang. Selama proses revitalisasi, Depok nantinya akan membuang sebagian sampah ke wilayah Nambo, Bogor selama kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan.  | AKURAT.CO/Endra Prakoso   Peneliti di Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan 8,32 ton sampah masuk Teluk Jakarta setiap hari. Laporan hasil riset Muhammad Reza Cordova dan Intan Suci Nurhati dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI dalam jurnal Scientific Reports berjudul Major Sources and Monthly Variations in the Release of Land-derived marine debris from the Greater Jakarta Area, Indonesia tersebut merupakan studi monitoring bulanan sampah pertama di Indonesia yang mengidentifikasi enam tipe sampah dan 19 kategori sampah plastik dari sembilan muara sungai di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi selama periode Juni 2015 sampai 2016...

Ketahui Cara Rawat Alis Mata Agar Nampak Sempurna

Gambar
Ilustrasi alis sempurna  | ISTIMEWA  Tidak hanya kulit wajah yang perlu dirawat. Alis mata juga perlu agar nampak hitam dan tebal alami. Karena, alis juga dapat membantu mendukung penampilan supaya dapat tampil lebih percaya diri. Bahkan, banyak yang menjadikan alis sebagai fokus utama riasan dan butuh perawatan khusus. Menurut Dr Apratim Goel, Dokter Kulit dan Ahli Bedah Laser dari Cutisskin Studio, Mumbai, India, alis yang sehat dan sempurna terlihat dari bentuk lengkungan yang alami. "Alis yang sempurna terdapat tepat pada bagian atas bulu mata yang memiliki lengkungan sempurna, tebal dan memliki ruas rambut yang luas dan alis harus meruncing di bagian luarnya," katanya seperti dilansir dari AkuratTren dari The Health Site, Rabu, (11/12). Karena syarat itulah, maka orang yang terlahir dengan alis yang tipis kadang memoles lagi alisnya dengan pensil alis. Tapi jika kamu belum terbiasa melakukannya, hasilnya bisa saja terlalu gelap karena warna yang...

Wanita yang Ditangkap Polres Jakbar Terkait Narkoba Ternyata Mantan Model Malaysia

Gambar
Mantan Model Malaysia Ditangkap Polres Jakbar Karena Jadi Bandar Narkoba  | AKURAT.CO/Miftahul Munir  DY wanita 37 tahun yang diringkus oleh Unit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di sebuah Aparteman kawasan Tangerang karena menyelundupkan narkotika jenis sabu pada Selasa (10/12/2019) kemarin, ternyata seorang mantan model cantik di stasiun televisi Malaysia. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi membenarkan kalau DY adalah seorang model yang kerap mengisi acara di televisi Malaysia. "Tersangka DY merupakan eks model. Tersangka juga pernah beberapa kali mengisi acara program televisi Malaysia," jelas Hengki, Rabu (11/12/2019). Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz mengatakan, tersangka DY sering berkunjung ke Malaysia untuk membawa barang haram tersebut ke Indonesia. "Tersangka masih kita mintai keterangan terkait penyelundupan barang haram tersebut," katanya. Sebelumnya, Polres Metro...

Akui Chip Snapdragon Lebih Unggul, Samsung Mulai Beralih dari Exynos

Gambar
Logo Samsung  | REUTERS/Kim Hong-Ji  Produsen smartphone asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan akan menjual lebih banyak smartphone flagship-nya yang dibekali chipset Snapdragon 865. Salah satunya yakni Galaxy S11. Melansir SAMmobile, Rabu (11/12), hal tersebut dilakukan Samsung karena pihaknya melihat adanya perbandingan yang ketat terkait kinerja dari chip yang digunakannya selama ini yakni Exynos dan Qualcomm. Sebuah laporan mengklaim bahwa keputusan perusahaan untuk menawarkan varian Snapdragon dibuat lebih luas karena perusahaan menyadari bahwa kesenjangan kinerja yang ada antara kedua chipset tersebut belum berakhir. Kendati demikian, dalam laporan tersebut perusahaan mengungkapkan bahwa sebagian besar model Galaxy S11 akan menampilkan Snapdragon 865, dengan pengecualian di Eropa yang akan mendapatkan Exynos 990 besutan Samsung. Diketahui, chip Snapdragon dikatakan lebih unggul dari Exynos mereka di beberapa bidang. Terutama pada manajemen termal ...

BI Ungkap Penyebab Menguatnya Rupiah di Awal Desember

Gambar
Ilustrasi Dana Desa  | setkab.go.id  Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menyebutkan faktor non musiman membantu Rupiah menguat pada awal Desember yang biasanya Rupiah justru melemah karena meningkatnya permintaan valas. "Kondisi fundamental sebenarnya ada peningkatan permintaan valas di akhir tahun. Sekarang ada faktor non musiman yang lebih dominan," ujar Dody di sela-sela Seminar Economic Outlook 2020 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. Menurut Dody, sentimen global memengaruhi kondisi nilai tukar di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, terutama terkait perang dagang AS-China. "Tekanan perang dagang posisinya berisiko, sehingga membantu penguatan di emerging. Jadi sangat tergantung pada sisi global," kata Dody dilansir dari Antara. Kendati demikian, Dody menolak untuk memproyeksikan posisi Rupiah pada akhir tahun ini dan menyebutkan nilai tukar akan sangat dipengaruhi dinamika di global serta faktor mu...

Pengasuh Jepang Akan Mengaku Bunuh 19 Orang Disabilitas di Pengadilan

Gambar
Satoshi Uematsu di Yokohama, Prefektur Kanagawa pada 27 Juli 2016.  | The Japan News  Seorang pria Jepang yang didakwa sebagai pelaku pembunuhan terhadap 19 orang penyandang disabilitas mengatakan dia akan mengakui semua perbuatannya di pengadilan. Pria bernama Satoshi Uematsu ini telah ditahan akibat pembunuhan yang dilakukan di Sagamihara. Pengadilannya akan dimulai pada Januari tahun depan. Dalam wawancara dengan media-media, Uematsu mengatakan ia tidak membantah tuduhan terhadapnya dan akan mengakui semuanya di pengadilan. Pria yang bekerja di fasilitas perawatan itu meminta maaf kepada keluarga yang berduka, namun ia juga mengatakan bahwa kematian para korban adalah hal yang "tidak dapat dicegah". "Tidak ada alasan bagi mereka untuk hidup. Saya harus melakukannya demi kebaikan masyarakat," kata Uematsu dalam sebuah wawancara tahun 2018, dilansir dari laman Asia One, Rabu (11/12). Ia juga menyebut para penyandang disabilitas sebagai orang...

Tak Tertarik Wacana Hukum Mati Napi Koruptor, Saut Ingin Bahas Suap Sopir Truk

Gambar
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat memberikan penjelasan kepada komisi III dalam rapat kerja di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (1/7/2019). Rapat tersebut membahas evaluasi implementasi strategi nasional pencegahan korupsi dan evaluasi pelaksanaan koordinasi dan supervisi serta kerja sama dengan aparat penegak hukum dalam penanganan kasus korupsi.  | AKURAT.CO/Sopian    Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menanggapi wacana hukuman mati untuk terpidana kasus korupsi. Menurut Saut, wacana hukuman mati yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tidak terlalu menarik. "Sebenarnya saya enggak terlalu tertarik bahas itu," kata dia di Gedung Pusat Pendidikan Antikorupsi, Jakarta, Selasa (10/12/2019) Saut mengaku lebih tertarik membicarakan revisi UU Tipikor. Bahkan Saut menyebutkan agar nantinya dalam UU Tipikor juga membahas tentang suap-menyuap antar sopir truk, sehingga bisa ditangani penegak hukum. "Saya malah...

Pemerintah Uji Coba Kartu Pra Kerja di Jakarta dan Bandung Awal Tahun Depan

Gambar
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto pasca pelantikan di Istana Kepresiden Jakarta, Rabu (23/10/2019).  | AKURAT.CO/Sopian Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Kartu Pra Kerja akan dilakukan uji coba atau pilot project pada Maret dan April 2020 di Jakarta dan Bandung. Setelah dua kota ini, kemudian akan diluncurkan secara resmi oleh pemerintah pada Agustus 2020. "Kemudian bulan Maret dan awal April akan ada pilot atau uji coba di dua kota, rencananya di Jakarta dan di Bandung, dan basisnya adalah aplikasi. Kemudian di bulan April sampai Agustus adalah perluasan implementasi di berbagai kota dan launching daripada itu nationwide itu direncanakan di bulan Agustus,” katanya dalam keterangan pers yang dikutip Akurat.co, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Oleh karenanya, kata Menko Perekonomian, diharapkan pada Desember ini Peraturan Presiden (Perpres) Kartu Pra Kerja tersebut sudah selesai. Sehingga, kemudian di Januari, pemeritah ...