Delegitimasi KPU, 2500 Akun Medsos Diblokir Polda Jatim
![]() |
| Hoaks Politik Banyak Menyasar Pemilih Pemula Yang Menggunakan Media Sosial | Istimewa |
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur telah memblokir sebanyak 2.500 akun di sejumlah media sosial. Akun-akun ini telah menyebarkan hoaks dengan mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umun (KPU) sehingga dilakukan penindakan dalam rangka menciptakan suasana kondusif pasca Pemilu 2019.
“Menyikapi tentang perkembangan hoaks terus-menerus tentang eksistensi dan legitimasi dari pada pelaksanaan Pemilu, Polda Jawa Timur sudah melakukan intervensi terhadap akun-akun yang menyebarkan hoaks, ini ada 2.500 akun,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (7/5) melansir laman NTMC Polri.
Ia menuturkan akun-akun tersebut menyebarkan status yang sifatnya menciptakan opini agar masyarakat tak percaya pada KPU dan pemerintah.
“Dari mereka yang disebarkan adalah delegitimasi terhadap KPU, ketidakpercayaan, yang ketiga adalah menyerang eksistensi pemerintah dengan akun-akun palsu yang sengaja mereka buat untuk melakukan penyebaran ini,” sebut Barung.
Ia sendiri menjelaskan 2.500 akun ini telah mulai diblokir sejak Januari hingga April 2019. Akun tersebut dari berbagai media sosial seperti facebook, twitter, hingga instagram.
Barung menerangkan kebanyakan mereka memanfaatkan akun wifi publik untuk melakukan aksinya sehingga cukup susah untuk dideteksi. "Kalau kita tahu orangnya pasti kita tangkap. Setelah kita profiling, dia menggunakan public wifi untuk membuat akun. Yang kita data ya akun yang di public wifi itu padahal orangnya bukan itu," tukasnya.
Ia lantas berharap masyarakat tidak usah lagi terpengaruh kepada situasi politik apalagi percaya dengan akun-akun ini. Barung menegaskan bahwa KPU adalah instansi yang sudah diberikan wewenang oleh undang-undang sehingga memiliki legitimasi.
"Tanyakan kepada kepolisian, tanyakan kepada KPU, tanyakan kepada Bawaslu dan tanyakan kepada rekan-rekan TNI apakah ini benar atau tidak," ucap Barung.
Sumber:Akurat.co

Komentar
Posting Komentar