Kepala Mercedes-Benz Mengonfirmasi G-Class Listrik

Image
G-Class | Mercedes-Benz

 Ola Källenius, Ketua Daimler dan Kepala Mercedes-Benz, mengonfirmasi bahwa perusahaan akan memproduksi versi listrik G-Class yang ikonik. Källenius membuat komitmen untuk kendaraan listrik G-Class ketika berbicara di Automobilwoche, di Berlin.

Pengenalan mobil G-Class akan mengubah salah satu pemakan gas terbesar Mercedes menjadi kendaraan tanpa emisi. Källenius menyebutkan bahwa telah ada diskusi untuk menghilangkan model ikonik tersebut.

Prospek G-Class listrik yang go publik dicetuskan pada awal Januari 2018, ketika Automotive News melaporkan bahwa Arnold Schwarzenegger menekan mantan CEO Daimler Dieter Zetsche untuk melakukan proyek tersebut. Schwarzenegger, setahun sebelumnya memiliki kepemilikan atas kustom G-Class yang  dikonversi untuk dijalankan pada elektron.

Zetsche menjawab bahwa pembuat mobil Jerman itu berjanji untuk menggemparkan seluruh portofolio mobilnya. Källenius, yang saat itu memimpin penelitian di Daimler hadir. Bari kemarin ia mengonfirmasi G-Class listrik.

Upaya kendaraan listrik Mercedes-Benz telah berada di bawah sub-brand EQ yang dimulai dengan SUV listrik Mercedes-Benz EQC yang kami uji awal tahun ini. Pada 2017, pabrikan Jerman itu juga meluncurkan Mercedes-Benz EQA, sebuah mobil kompak full listrik.

Daimler memiliki salah satu rencana elektrifikasi paling agresif di antara para pembuat mobil yang sudah mapan. Mereka berencana untuk Mercedes-Benz dan mobil pintar untuk menawarkan versi listrik dari semua model mobil pada 2022.

Källenius menggantikan Dieter Zetsche sebagai Ketua Dewan Manajemen Daimler AG pada 22 Mei 2019.

“Kami menginvestasikan lebih dari sepuluh miliar euro dalam pengembangan portofolio kendaraan EQ kami saja. Pada tahun 2022 kita akan membawa lebih dari sepuluh kendaraan all-electric yang berbeda ke pasar. Kami juga akan melistriki seluruh portofolio Mercedes ? Benz, dan pelanggan kami akan memiliki pilihan setidaknya satu alternatif listrik di setiap seri model Mercedes ? Benz, sehingga total keseluruhan menjadi 50," jelas Källenius mengutip Electrek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemkot Semarang Gelar Festival Kuliner Depok, Ada 66 Tenda Makanan dan 9 Foodtruck

Festival Kuliner Jalan Depok Semarang Bakal Dirutinkan, Cek Jadwalnya

Semarang Agro Expo 2020 Digelar, Mbak Ita: Hasil Pertanian di Kota Semarang Luar Biasa